UPT Perpustakaan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan literasi informasi melalui Seri PUSPA (Perpustakaan Menyapa) #7 dengan tema “Strategi Menyusun Karya Ilmiah dengan Systematic Literature Review (SLR): Riset Berkualitas Tanpa Penelitian Lapangan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 15 April 2026, dan diikuti oleh peserta dari internal maupun eksternal UNISA Yogyakarta.

Hadir sebagai narasumber utama, Dr. Mamnu’ah, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.J., yang merupakan Kaprodi S2 Keperawatan UNISA Yogyakarta, serta dimoderatori oleh Ibu Lilik Layyina, S.IP. Kegiatan diawali dengan pengenalan layanan UPT Perpustakaan UNISA Yogyakarta oleh moderator. Peserta diperkenalkan dengan berbagai layanan digital yang dapat diakses melalui website perpustakaan, seperti pemanfaatan database e-journal, e-book, koleksi dalam format PDF, fitur penelusuran pustaka, serta layanan one gate resources. Hal ini bertujuan untuk mendorong optimalisasi pemanfaatan sumber informasi ilmiah yang telah disediakan oleh perpustakaan.

Dalam sesi utama, Dr. Mamnu’ah, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.J. menyampaikan materi secara komprehensif mengenai pentingnya metode Systematic Literature Review (SLR) sebagai salah satu pendekatan penelitian yang sistematis dan berbasis kajian literatur. Beliau menegaskan bahwa SLR bukan sekadar merangkum berbagai sumber, melainkan merupakan proses ilmiah yang terstruktur, mulai dari perumusan pertanyaan penelitian, penelusuran literatur secara sistematis, seleksi artikel yang relevan, hingga analisis dan sintesis hasil penelitian.

Berbekal pengalaman dalam publikasi ilmiah di tingkat nasional dan internasional, beliau juga membagikan berbagai tips praktis kepada peserta dalam menyusun karya ilmiah berbasis SLR. Peserta dibekali strategi dalam memilih database yang tepat, mengelola referensi secara efektif, serta menyusun hasil kajian yang sistematis, runtut, dan mudah dipahami.

Kegiatan semakin interaktif pada sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan menarik diajukan oleh peserta, di antaranya terkait penggunaan lebih dari satu database dengan kombinasi kata kunci dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, serta kendala yang sering menyebabkan artikel ditolak oleh jurnal ilmiah. Diskusi berlangsung dinamis dan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta.

Secara keseluruhan, kegiatan PUSPA #7 berlangsung dengan lancar dan interaktif. Antusiasme peserta yang tinggi menjadi indikator bahwa topik SLR sangat relevan dan dibutuhkan, khususnya dalam mendukung penyusunan karya ilmiah yang berkualitas. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu memahami dan mengimplementasikan metode SLR secara optimal, sehingga dapat menghasilkan penelitian yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan.